Wednesday, October 18, 2017

JARINGAN LAN.

Cara Membuat Jaringan  LAN, Tutorial Jaringan Komputer

Cara Membuat Jaringan LAN, Jaringan LAN merupakan jaringan komputer local yang digunakan untuk area terbatas seperti rumah ataupun sekolah. Jaringan LAN sangat mudah dibuat karena hanya membutuhkan beberapa peralatan dan setting pada komputer. Kali ini saya akan memberikan artikel singkat 'cara membuat lan sendiri' pada windows 7
Alat untuk membangun sebuah jaringan LAN

Router
Router adalah jantung pada sebuah jaringan. Router berfungsi untuk menghubungkan jaringan satu dengan jaringan lain. Dalam kasus ini, router menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN
Switch
Berbeda dengan router, switch berfungsi untuk menghubungkan masing-masing komputer pada sebuah jaringan LAN
Ethernet Card
Ethernet card adalah sebuah adapter untuk mencolokkan kabel ethernet sehingga komputer bisa tersambung menuju jaringan. Biasanya, pada komputer-komputer terbaru, kartu ini telah disematkan secara onboard sehingga anda tidak perlu untuk membeli lagi.
Ethernet Cable
Yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke router atau bisa juga komputer satu dengan komputer lain. Ujung pada kabel ini diberi sebuah konektor yang disebut RJ-45. RJ-45 memiliki 2 settingan, yaitu straight dan cross. Straight digunakan untuk menghubungkan komputer ke router sedangkan cross digunakan untuk menyambungkan komputer langsung dengan komputer.
Modem
Jika anda ingin menghubungkan jaringan anda ke internet, maka anda juga harus membeli sebuah modem. Jika anda tidak membeli sebuah modem, maka komputer anda hanya bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang terdapat pada jaringan LAN tersebut.
Peralatan lain
Crimping tool, LAN tester, gunting, multimeter.
Crimping tool digunakan untuk menyambungkan RJ-45 dengan kabel ethernet. LAN tester digunakan untuk testing kabel LAN telah berfungsi atai tidak. Sebagai alternatif untuk mempercepat ataupun mempermudah pekerjaan anda, anda bisa meminta tolong kepada penjual kabel ehternet misalnya untuk sekaligus memasangkan RJ-45 sehingga anda tinggal memasangkan kabel-kabel tersebut menuju router dan komputer.
Sebelum menyiapkan peralatan di atas. sangat disarankan anda melakukan perencanaan terlebih dahulu, yaitu meliputi jumlah komputer, luas area, dengan begitu anda bisa membuat rancangan kabel yang efektif sehingga bisa menghemat biaya yang dibutuhkan. anda bia menggunakan software seperti paint untuk membuat rancangan penataan jaringan LAN Anda. Setelah itu, barulah anda beli perlengkapan yang diperlukan dan pasangkan perlatan-peralatan di atas.
Berikut adalah model yang akan kita pakai untuk membangun jaringan LAN.

jaringan lan
1. Adalah Internet
3. Adalah modem sekaligus Router yang menghubungkan komputer server menuju internet
4. Komputer server
5. Switch
Setelah hardware terpasang, sekarang adalah tahap untuk setting software. setting ini meliputi instalasi OS, setting network connection, konfigurasi TCP/IP address, terakhir adalah uji coba jaringan yang telah anda pasang.
Mengaktifkan Internet Connecting Sharing
ICS bertujuan untuk membagikan koneksi internet komputer host menuju komputer lainnya.
Untuk mengaktifkan ICS pada komputer server,  silahkan buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center, Klik kanan pada koneksi yang ingin anda bagikan, klik Properties, klik tab Sharing,  lalu centang kotak Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection, simpan. Oke, sampai tahap ini, hanya komputer server yang bisa terhubung ke internet
Setelah koneksi dibagikan, maka masing-masing komputer harus mendapatkan IP address. Caranya,
buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center.
Klik kanan pada Koneksi LAN, Klik Properties
Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), kemudian pilih properties
klik Obtain an IP address automatically atau Obtain an IPv6 address automatically.
Pengkabelan pada LAN
Jenis Pengkabelan pada LAN
TIPE STRIGHT OVER
Artinya ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan antara PC ke Switch, Router ke Switch, Router ke HUB dan PC ke HUB, tipe ini digunakan untuk hubungan 2 komputer atau lebih.

seperti gambar dibawah dijelaskan bahwa ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama, urutannya adalah :



Jika di cek di tester LAN maka akan didapat indikator lampu 1 – 1, 2 – 2, 3 – 3, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 6, 7 – 7, 8 – 8.

TIPE CROSS OVER
Pada tipe ini ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang tidak sama. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan antara PC ke PC, Switch ke Switch, HUB ke HUB dan PC ke Router

seperti gambar dibawah dijelaskan bahwa ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang tidak sama, urutannya adalah :


Jika di cek di tester LAN maka akan didapat indikator lampu 1 – 3, 2 – 6, 3 – 1, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 2, 7 – 7, 8 – 8.
Yang saya jelaskan diatas itu merupakan teknik pengkabelan LAN pada umumnya, anda bisa memakai teknik diatas, semoga anda paham dengan gambar diatas jika masih bingung bisa browsing lagi di google. Sedangkan yang akan saya jelaskan berikut ini adalah suatu cara cepat untuk kita membuat pengkabelan, cara yang saya gunakan adalah prinsipnya sama dengan diatas, urutan no kabelnya sama, sedangkan kita bisa merubah susunan warna kabel terserah kita, misalnya kita membuat :

TIPE STRIGHT OVER
Kita tidak perlu menghapal kabel seperti pada umumnya, terserah anda mulai dari warna kabel yang mana, contohnya :

BIRU,
PUTIH BIRU,
HIJAU,
PUTIH HIJAU,
ORANGE,
PUTIH ORANGE,
COKLAT,
PUTIH COKLAT.
Untuk ujung lainnya harus sama dengan yang diatas. Jika anda menggunakan warna lain ya terserah anda harus hapal warnanya, lebih enak untuk mengurutkan sesuai warna terang ke warna gelap. Setelah anda siapkan warna tersebut bisa langsung dirakit seperti biasanya. Coba anda tester hasilnya akan sama dengan yang pada umumnya.

TIPE CROSS OVER
Untuk tipe ini kita coba sama dengan tipe yang barusan kita coba contohnya :

BIRU,
PUTIH BIRU,
HIJAU,
PUTIH HIJAU,
ORANGE,
PUTIH ORANGE,
COKLAT,
PUTIH COKLAT.
sedangkan ujung satunya yaitu anda tinggal merubah urutan kabelnya sesuai dengan tabel diatas jika 1 – 3, 2 – 6, 3 – 1, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 2, 7 – 7, 8 – 8 maka yang harus kita buat sambungannya adalah :

HIJAU,
PUTIH ORANGE,
BIRU,
PUTIH HIJAU,
ORANGE,
PUTIH BIRU,
COKLAT,
PUTIH COKLAT.
Coba anda tester hasilnya akan sama dengan tipe cross over yang pada umumnya

ANALISA :
-Kenapa kok bisa dengan warna yang berbeda / terserah, kita bisa membuat sambungan Straight atau Cross sama dengan yang aslinya ?
-Karena pada dasarnya susunan tersebut tidak dipengaruhi warna kabel, yang paling pengaruh adalah urutan no. Kabelnya dan syaratnya anda harus hapal pada urutan warna kabelnya.
-Dan warna itu selalu sama misal hijau harus bertemu hijau begitu juga yang lainnya, yang berbeda hanya urutannya.


SUMBER :






Thursday, September 7, 2017

LAPORAN PRAKERIN JURUSAN MULTIMEDIA

LAPORAN
PRAKTIK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
PADA PESONA MULTIMEDIA SELOGIRI WONOGIRI



Disusun Guna Melengkapi Sebagian Syarat
Untuk Dapat Mengikuti Ujian Nasional
Sekolah Menengah Kejuruan
SMK Pancasila 6 Jatisrono
Tahun Pelajaran 2017/2018



Hasil gambar untuk LOGO SMK PANCASILA 6



Disusun Oleh :

MOHAMAT NUR RIZQON
PRASISKA YUNITATRIUTAMI
INDAH DAILA SARI
MAHARANI OKTAVIAN P
ANJAS ALFIANSYAH







SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

 (SMK) PANCASILA 6 JATISRONO




LEMBAR PERSETUJUAN


            Laporan Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) pada Pesona Multimedia Krisak Wonogiri ini telah disetujui oleh pembimbing guna melengkapi sebagian syarat untuk dapat mengikuti ujian nasional SMK Pancasila 6 Jatisrono, tahun pelajaran 2017/2018, pada:


           



                        Hari                 :
                        Tanggal           :
           










                                                           
                                                            Pembimbing Sekolah,


                                                            ..................................





LEMBAR PERSETUJUAN


            Laporan Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) pada Pesona Multimedia Krisak Wonogiri ini telah disetujui oleh pembimbing guna melengkapi sebagian syarat untuk dapat mengikuti Ujian Nasional SMK Pancasila 6 Jatisrono, tahun pelajaran 2017/2018, pada:






Hari                         :
Tanggal                   :












                                                            Pembimbing Instansi,


                                                            ..................................





LEMBAR PENGESAHAN


            Laporan Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) pada Pesona Multimedia Krisak Wonogiri ini telah disahkan oleh Kepala Sekolah guna melengkapi sebagian syarat untuk dapat mengikuti Ujian Nasional SMK Pancasila 6 Jatisrono, tahun pelajaran 2017/2018, pada:


           



            Hari                 :
            Tanggal           :
           











Kepala  Sekolah,


..................................





MOTTO


1.         Semua yang terjadi adalah takdir, namun takdir bisa di rubah dengan          cara berrusaha dan berikhtiar semaksimal mungkin.

2.         Sesungguh nya sesudah kesulitan itu ada kemdudahan. Maka apa bila         kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-            sungguh (urusan) yang lain. (Q.S Al-insyirah 7-8).

3.         Lebih banyak belajar lebih banyak pengetahuan.

4.         Kecerdasan beerfikir akan tercermin pada akhlak yang mulia.

5.         Orang yang berilmu akan lebih tinggi derajat nya.

6.         Tidak ada kata terlambat untuk belajar, belajar sampai tutup usia.

7.         Generasi berilmu akan menciptakan bangsa yang cerdas



PERSEMBAHAN



            Laporan ini kami persembahkan kepada :

1.      Bapak Kepala SMK Pancasila 6 Jatisrono
2.      Direktur Pesona Krisak, Kabupaten Wonogiri
3.      Tarso, S.Kom.
4.      Bapak / ibu guru beserta staf karyawan SMK Pancasila 6 Jatisrono
5.      Teman-teman kelas XII
6.      Adik-adik kelas X dan XII



KATA PENGANTAR


            Dengan mengucap puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat,dan hidayah-Nya kelompok kami  yang prakerin di Pesona Multimedia Krisak Wonogiri dapat menyusun Laporan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) Tahun 2017/2018. Guna  membantu kelancaran dalam menghadapi Ujian  Nasional nantinya.
            Dengan diadakannya prakerin ini kami tidak canggung dalam menghadapai dunia usaha yang sesungguhnya. Laporani ini merupakan bukti tanggungjawab dari kegiatan PRAKERIN yang tekah kami laksanakan di tempat ini. Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kewajiban serta syarat kelulusan pada Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018.Dalam menyelesaikan laporan ini kami mendapat bantuan dari beberapa pihak, maka dari itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak.
            Kami juga menyadari bahwa banyak kekurangan dalam menyusun Laporan Praktik Kerja Industri ini. Maka dari itu kami mohon maaf dan menerima kritik dan saran yang membangun untuk memperbaikinya. Semoga laporan yang kami buat ini dapat bermanfaat bagi semua orang.















Jatisrono, 24 Agustus 2017


Penyusun



DAFTAR ISI



Lembar Persetujuan ............................................................................................         ii
Lembar Pengesahan............................................................................................        iv
Lembar Moto......................................................................................................        v
Lembar Persembahan..........................................................................................        vi
Lembar Kata Pengantar......................................................................................       vii

BAB    I PENDAHULUAN
1.1.   Latar Belakang Prakerin .......................................................................        1
1.2.   Tujuan Prakerin......................................................................................  
1.3.   Dasar Prakerin........................................................................................
BAB    II PROSES PRODUKSI/JASA
2.1.   Waktu dan tempat pelaksanaan.............................................................
2.2.   Alat dan Bahan yang digunakan...........................................................
2.3.   Metode, Teknik Kerja............................................................................
2.4.   Proses Pengerjaan..................................................................................
2.5.   Hasil yang dicapai..................................................................................
BAB    III TEMUAN-TEMUAN
2.6.   Keterlaksanaan.......................................................................................
3.1.   Faktor pendukung..................................................................................
3.2.   Hambatan-hambatan..............................................................................
3.3.   Manfaat yang dirasakan.........................................................................
3.4.   Pengembangan/tindak lanjut..................................................................
BAB    IV PENUTUP
4.1.   Kesimpulan............................................................................................
4.2.   Saran ............................................................................................................
LAMPIRAN


BAB I
PENDAHULUAN


1.1.   Latar Belakang Prakerin
      Laporan praktik kerja industri ini merupakan bagian dari hasil pembelajaran dengan sistem pendidikan sistem ganda yang dilakukan untuk merasakan usaha di lapangan. Kegiatan ini dilakukan agar setiap siswa lulusan smk mempunyai pengalaman dalam dunia usaha sebelum memasuki dunia usaha tersebut secara nyata setelah lulus sekolah.
      Sesuai dengan pengamatan dan penelitian direktorat pendidikan menengah kejuruan, pola penyeenggaraan di smk belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari proses pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang profesional, karena keahlian profesional seseorang tidak semata-mata diukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja namun harus juga dilengkapi dengan kiat bekerja yang baik

1.2.   Tujuan Prakerin
a.       Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional, yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
b.      Memperoleh link match antara sekolah dengan dunia kerja.
c.       Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas profesional.
d.      Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai dari proses pendidikan.

1.3.   Dasar Prakerin
      Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda. Pelaksanaan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tertuang  dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pp Nomor 20 Tahun 1990 Tentang Pendidikan Menengah, PP Nomor 39 Tahun 1992 Tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan Nasional, Kepmendikbud Nomor 080/U/1992 Tentang Sekolah Menengah Kejuruan, Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 Tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan.


BAB  II
PROSES PRODUKSI/JASA


2.1.   Waktu dan tempat pelaksanaan

            Dalam  rangka Pendidikan Sistem Ganda (PSG) yang dilaksanakan selama 1,5 bulan pada tanggal 5 Juli – 24 Agustus 2017, di Pesona Krisak Kabupaten Wonogiri. Prakerin ini dilaksanakan sesuai jam kerja institusi yaitu pukul 09.00-16.00 WIB yang disellingi jam istirahat  pukul 12.00-12.30 WIB serta masuk sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Sekolah  Menengah  Kejuruan (SMK) Pancasila 6 Jatisrono pada semester gasal tahun pelajaran 2017/2018 meaksanakan Praktik Kerja Industri.  Kali ini yang kejuruan multimedia bertempat di salah satu usaha di Jalan Solo-Wonogiri Km 4, Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah.

2.2.   Alat dan Bahan yang digunakan
           
            Adapun alat dan bahan yang digunakan saat melaksanakan prakerin di pesona multimedia wonogiri, antara lain :

1.      Seperangkat PC
Biasanya digunakan untuk :
a.       Mengedit video menggunakan software Sony Vegas
b.      Membuat cover cd atau labelnya menggunakan Coreldraw
c.       Mengedit foto dengan Adobe Photoshop
d.      Membuat kolase foto dengan Ashampoo

2.       Kamera Video Shooting
      Biasanya digunakan untuk :
a.       Latihan kami di saat waktu luang
b.      Mendokumnetasikan kegiatan kami di institusi
c.       Alat rental
d.      Digunakan saat institusi mendapat tawaran job di lapangan

3.      Kamera foto
Biasanya untuk :
a.       Alat job
b.      Alat rental

4.      Printer
Biasanya digunakan untuk :
a.       Mencetak foto
b.      Mencetak dokumen
c.       Mencetak label CD
d.      Mencetak cover CD
5.      Perangkat shooting  lainnya


2.3.   Metode, Teknik Kerja
           
            Dalam melaksankan praktik kerja industri ini kami menggunakan bberapa metode yaitu:
a.       Kelompok
Metode ini dilakukan dengan bersama-sama yakni bertujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas, kekompakkan tim, dan memperkuat kerja sama untuk kelancaran suatu pekerjaan.
b.      Individu
Metode ini kami lakukan secara mandiri atau sendiri-sendiri. Manfaatnya untuk melatih mengurangu ketergantungan dengan individu yang lain.
c.       Metode gilir
Cara ini dilaukan secara bergantian atau bergilir. Tujuannya untuk membagi rata suatu pekerjaan, jadi tidak membebani salah satu individu.

2.4.   Proses Pengerjaan

1. Unit Video Shooting
            Unit video shooting sangat menguntungkan bagi pesona multimedia wonogiri karena pendapatan usahanya akan bertambah. Unit video ini shooting menyediakan kamera video yang berkualitas yang baik, dan kameramennya yang profesional.
            Pelayanan-pelayanannya yang dilakukan oleh pesona multimedia wonogiri antara lain:
a.       Cuci cetak foto
b.      Pengiriman paket
c.       Video shooting
d.      Sound system

2. Sound System
Pada usaha ini juga sangat menguntungkan bagi pesona multimedia wonogiri. Unit ono menyediakan alat yang lengkap dan baik.

3.  Cuci cetak foto
              Pada usaha ini memang kurang begitu berkembang karena hanya ada beberapa pelanggan yang datang. Tetapi jika ada acara hajatan dan membutuhkan sesi foto juga banyak yang minat.

2.5.   Hasil yang dicapai
           
            Hasil yang dicapai oleh Pesona Multimedia Wonogiri ini juga stabil, artinya dalanm setiap tahunnya juga mengalami peningkatan. Buktinya pada akun youtube milik pesona banyak subscribe dan pengunjung yang melihat karya hasil pesona, alat-alat yang dimilki  pesona juga semakin menambah dan serta kualitasnya juga terjamin, karyawan yang banyak dan jumlah jadwal job yang menumpuk kadang membuat owner kesulitan saat mengaturnya.


BAB    III
TEMUAN-TEMUAN

3.1.            Keterlaksanaan

3.2.            Faktor pendukung

Adapun beberapa faktor yang menjadi pendukung kami saat melaksankan kegiatan prakerin :

1.      Kegiatan ini membuat kami lebih menambah wawasan, pengalaman khususnya di bidang Multimedia , sekaligus juga merupakan latihan kerja di dunia usaha yang sesungguhnya.
2.      Peran serta guru pembimbing maupun pembimbing institusi yang memberikan harapan-harapan positif kelak di masa depan nanti.
3.      Kegiatan ini juga sangat kompetitif dengan bidang studi yang kami pilih imni.
4.      Kerja sama yang harmonis dan saling menguntungkan antara sekolah dan insitusi serta peserta didik.

3.3.            Hambatan-hambatan

Ada juga hambatan-hambatan yang kami temui saat melakukan kegiatan ini :

1.      Keterbatasan waktu yang diberikan pihak sekolah, sehingga cara kerja dan pengamatan kami di lingkungan insitusi kurang maksimal.
2.      Jumlah anggota kelompok yang melebihi batas senhingga harus di shift satu hari, dan satu harinya lagi libur.
3.      Keterbatasan kami saat membuat laporan
4.      Kegiatan yang dibatasi jadi beberapa dari kami belum puas hanya praktik satu kali di lapangan

3.4.            Manfaat yang dirasakan

Adapun manfaat yang kami rasakan :

1.      Kami dapat mengetahui dan mengidentifikasi pekerjaan di basecamp maupun di lapangan secara langsung.
2.      Umpan baik antara pihak sekolah dan pihak institusi yang terkait.
3.      Menjadi tolok ukur kompetensi yang dimiliki oleh setiap individu.
4.      Memasyarakatkan diri dalam lingkungan dan suasana linkungan kerja yang sesungguhnya.
5.      Mengetahui pola kerja kantor  dan lapangan secara prosedural disiplin serta tertib.

3.5.            Pengembangan/tindak lanjut
           
            Setelah mengikuti proses prakerin di Pesona Multimedia Wonogiri, perlu adanya pengembangan tindak lanjut dan pengembangan yang akan datang, antara lain :

1.      Perlu adanya peningkatan kerja yang profesional.
2.      Perlu mengembangkan wawasan tentang pengelolaan pekerjaan tempat institusi dengan mengadakan diklat-diklat.
3.      Memperkenalkan dan menggunakan alat-alat sesuai perkembangan teknologi modern , sehingga efektifitas dan efisiensi kerja yang ditekankan



BAB  IV
PENUTUP

4.1.   Kesimpulan

           Kegiatan prakerin sangat bermanfaat bagi peserta didik SMK Pancasioa 6 Jatisrono. Dengan adanya kegiatan prakerin peserta didik dituntut untuk mempunyai sikap disiplin, bertanggungjawab, mandiri, dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga peserta didik diharapkan memiliki ketrampilan serta wawasan yang tinggi.
          
           Selain itu, prakerin juga menjadi penunjang peserta didik untuk menjadi tenaga kerja yang ahli dan profesional dan ahli dalam bidangnya. Dengan demikian peserta didik mampu mengembangkan dan mengamalkan apa yang telah diperolehnya.

 Adapun kesimpulan yang dapat kami utarakan :
1.      Lembagaini mempunyai banyak fasilitas yang memadai bagi pegwai
2.      Dalam ruang kerja terdapat komputer dan jaringan internet yang lancar sehingga membantu pegawai

4.2.   Saran

           Kami telah melaksanakan prakerin ini selama 1,5 bulan jadi kami juga kurang lebih merasakan bilamana kami menjadi tenaga kerja di tempat ini pastinya bekerja sama dengan orang lain.
Maka dari itu kami menyarankan :

1.      Apabila ada kegiatan prakerin diusahakan tempatnya sesuai denga kemampuan masing-masing, jadi tidak asal menempatkan peserta didik di tempat-tempat yang mngkin kurang sesuai dengan kemampuannya.
2.      Lebih memperhatikan peserta didik dalam arti pembimbing lebih memantau atau memberi arahan kepada peserta didik jadi tidak sepenuhnya mandiri.
3.      Menyurvei tempat yang benar-benar baik untuk tempat prakerin.
Sekian laporan kegiatan prakerin ini kami buat, apabila banyak kata yang kurang berkenan dan pas di hati pembaca kami mohon maaf serta menerima saran maupun kritikan yang membangun untuk lebih baik ke depannya.



MAAF JIKA ADA KEKLIRUAN MASIH DALAM TAHAP BELAJAR


.