Wednesday, August 30, 2017

CONTOH PROPOSAL USAHA

PROPOSAL USAHA
PT. MUNDUR TERUS MAJU
PRODUK : TAHU PEDAS




Kelompok :

Mohamat Nur Rizqon
Dandi Septian Saputra
Koko Septianto

TAHU PEDAS
LEMBAR PENGESAHAN

Judul                    : Proposal Pendirian Usaha  TAHU PEDAS
Nama                   : Mohamat Nur Rizqon
                               Dandi Septian sahputra
                               Koko Septianto
NPM                    : 14212564
Kelas                   : XI MULTIMEDIA I

            Proposal ini telah diterima dan disahkan pada :
Hari                     : Sabtu
Tanggal               : 20 Mei 2017

 Oleh                    : Bp. Sukma Widiasto S. Pd

                                                                   Guru Mapel

                                                            (________________)

MOTO


ü “Ketergesaan dalam setiap usaha membawa kegagalan” (Herodotus)

ü “kegagalan hanya terjadi jika kita menyerah” (Lessing)

ü “orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi lebih terinspirasi karane mereka lebih suka bekerja, mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi” (Ernest Newmen)

ü “musuh yang paling berbahaya di atas dunia adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh” (Andrew Jackson)

KATA PENGANTAR



Segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT serta shalawat dan salam kami sampaikan hanya bagi tokoh dan teladan kita Nabi Muhammad SAW. Diantara sekian banyak nikmat Allah SWT yang membawa kita dari kegelapan ke dimensi terang yang memberi hikmah dan yang paling bermanfaat bagi seluruh umat manusia, sehingga oleh karenanya kami dapat menyelesaikan tugas kewirausahaan ini dengan baik dan tepat waktu.
Adapun maksud dan tujuan dari penyusunan proposal ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas yang diberikan oleh guru pada mata pelajaran kewirausahaan.
Dalam proses penyusunan tugas ini kami menjumpai hambatan, namun berkat dukungan materil dari berbagai pihak, akhirnya kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan cukup baik, oleh karena itu melalui kesempatan ini kami menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak terkait yang telah membantu terselesaikannya tugas ini.
Segala sesuatu yang salah datangnya hanya dari manusia dan seluruh hal yang benar datangnya hanya dari agama berkat adanya nikmat iman dari Allah SWT, meski begitu tentu tugas ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu segala saran dan kritik yang membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi perbaikan pada tugas selanjutnya. Harapan kami semoga tugas ini bermanfaat khususnya bagi kami dan bagi pembaca lain pada umumnya.
Wonogiri, 20 Mei 2017
                                                                                                                             

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL……………………………………………………
LEMBAR PENGESAHAN……………………………………………
MOTO …………………………………………………………………
KATA PENGANTAR…………………………………………………..
DAFTAR ISI……………………………………………………………
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang…………………………………………………………………………………………………..
1.2 Tujuan Proposal…………………………………………………………………………………………………
1.3 Manfaat Proposal……………………………………………………………………………………………….
BAB II KEGIATAN USAHA
2.1 Aspek Produksi………………………………………………………………………………………………….
2.2 Aspek Pemasaran…………………………………………………………………………………………
BAB III PERENCANA KEUANGAN
3.1 Modal Usaha……………………………………………………………………………………………….
3.2 Biaya Tetap…………………………………………………………………………………………………
3.3 Biaya Variabel……………………………………………………………………………………………..
3.4 Analisis Perencanaan Laba/Rugi…………………………………………………………………….
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan…………………………………………………………………………………………………
4.2 Saran………………………………………………………………………………………………………….







BAB I

PENDAHULUAN

·         Latar Belakang
Di jaman persaingan perdagangan saat ini, para wirausahawan berlomba-lomba untuk menciptakan suatu produk yang diharapkan akan disukai dan diminati oleh konsumen. Dari berbagai macam produk yang ada, produk makanan/kuliner merupakan salah satu produk yang paling diminati konsumen. Dengan pangsa pasar kalangan baik pelajar dan mahasiswa, maka saya memiliki ide pendirian usaha kuliner yaitu Tahu Pedas Sadis.
Sesuai dengan gaya hidup anak muda yang senang dalam mencoba hal baru, inovasi tahu pedas ini bisa menjadi pertimbangan. Dengan dilengakapi dengan rasa yang pedas, cocok untuk kepribadian anak muda yang bersemangat dan pastinya akan disukai oleh mereka. Berdasarkan Latar belakang diatas, maka saya membuat prposal pendirian usaha “TAHU PEDAS”.

·         Tujuan Proposal
Tujuan dari pembuatan proposal pendirian usaha ini adalah:
1.    Sebagai syarat untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah kewirausahaan
2.    Sebagai inisiatif wirusaha sebagai pemilik usaha dlm membuka usaha
3.    Untuk melatih mahasiswa agar dapat berwirausaha dengan baik.
4.    Untuk menambah pengalaman dan pengetahuan tentang berwirausaha

·         Manfaat Proposal
Manfaat dari pembuatan proposal pendirian usaha ini adalah :
1.    Dapat membantu wirausaha untuk mengembang kan usaha dan menguji strategi dan hasil yang di harap kan dari sudut pandang pihak lain (investor)
2.    Membantu wirausaha untuk berfikir kritis dan obyektif atas bidang usaha yang akan dijalankan
3.    Membantu meningkat kan keberhasilan para wirausaha.
BAB II

KEGIATAN USAHA


2.1       Aspek Produksi
Bahan – Bahan :
·         Tahu isi kuning
·         Cabai rawit merah
·         Wotel
·         Kol
·         Tauge
·         Minyak goreng
·         Garam
·         Tepung Terigu
·         Air

 Cara Membuat :
1.    Uleg cabai rawit merah hingga setengah halus
2.    Potong panjang wortel
3.    Cincang kasar kol
4.    Oseng wortel, kol, tauge dan cabai hingga layu, bumbui secukupnya
5.    Belah tahu isi kuning, masukan osengan sayur tersebut kedalam tahu isi
6.    Larutkan tepung terigu dalam air dan beri garam secukupnya
7.    Celupkan tahu yang telah diisi kedalam tepung yang sudah larut dan balurkan hingga semua permukaan tahu tertutup
8.    Goreng tahu dalam minyak panas hingga kecoklatan dan angkat
2 Aspek Pemasaran
Proses pemasaran usaha tahu pedas sadis ini dapat di jual dengan cara :
1.    Membuka tempat usaha di rumah
2.     Dijual di pinggir jalan raya yang lokasinya dekat dengan sekolah SMP maupun SMA.


BAB III

PERENCANAAN KEUANGAN

3.1       Modal Usaha
Modal awal untuk mendirikan usaha tahu pedas ini adalah Rp 2.000.000,00

3.2       Biaya Tetap

No
Nama Barang 
Banyak
 Quantity
Harga Satuan
Jumlah
1  
Plastik
10
 Kantong       
10×10.000
Rp 100.000,00  
2
Gerobak
1
Unit
1×1.000.000
Rp 1.000.000,00
3
Wajan+Spatula
1 
Paket
1×10.0000
Rp 100.000,00
4
Tabung Gas
3
Unit
3×20.000
Rp 60.000,00
5
Pencapit Makanan
1
Unit  
1×5.000
Rp 5.000
Total
Rp 1.265.000,00



3.3       Biaya Variabel
No
Nama Bahan
Banyak
Quantity
Harga Satuan
Jumlah
1
Tahu Isi Kuning
300
Buah
300×1.000
Rp 300.000
2
Cabai Rawit Merah
1
Kg
1×40.000
Rp 40.000
3
Wortel
500
Gram
0.5×20.000
Rp 10.000
4
Kol
500
Gram
0.5×20.000
Rp 10.000
5
Tauge
500
Gram
0.5×20.000
Rp 10.000
6
Minyak Goreng
2
Liter
2×20.000
Rp 40.000
7
Garam
2
Plastik
3×1.000
Rp 3.000
8
Tepung Terigu
15
Kg
15×10.000
Rp 150.000




Total
Rp 563.000,00








·       Analisis Perencanaan Laba/Rugi

Keterangan
Debit
Kredit
Modal Usaha
Rp 2.000.000

Penjualan (300xrp 2.500)
Rp 750.000

Hpp (Biaya Tetap)

Rp 1.265.000
        (Biaya Variabel)

Rp 563.000
Laba Total
Rp 922.000
















BAB IV

PENUTUP 

4.1       Kesimpulan
            Berdasarkan perhitungan yang telah saya lakukan untuk mendirikan Usaha Tahu Pedas dengan modal awal Rp 2.000.000, dengan estimasi jumlah biaya tetap Rp 1.265.000 dan jumlah biaya variabel sebesar Rp 563.000, maka pada hari pertama saya membuka usaha ini jika saya berhasil menjual 300 buah Tahu Pedas Sadis seharga Rp 2.500/buah, maka dapat diperkirakan saya akan mendapatkan total laba yaitu sebesar Rp 992.000.

4.2       Saran
            Saran untuk mahasiswa lain yang ingin membuat proposal pendirian usaha, tetapkanlah dengan benar dan sungguh-sungguh usaha apa yang yang akan anda buat dan pangsa pasar manakah yang akan anda tuju. Dan juga perlu diperhatikan keakuratan estimasi biaya-biaya yang dibutuhkan akan dapat memperoleh laba yang maksimal.










PEMERINTAH PROFINSI JAWA TENGAH
DINAS PELAYANAN PERIJINAN TERPADU
SURAT IZIN TEMPAT USAHA (SITU)
Nomor : 50319192547.257/2017
Nama perusahaan                   : PT. MUNDUR TERUS MAJU
Alamat perusahaan                : Tumpuk RT 01. RW 02 Padarangin,
                                                  Slogohimo, Wonogiri, Jawa Tengah.
Bidang usaha                         : Produksi Makanan
Nama penanggung jawab      : MOHAMAT NUR RIZQON
Luas ruang usaha                   : 4000 km persegi
Berlaku S/d Tanggal             : 1 Agustus 2019
Dengan ketentuan bahwa toko tersebut memenuhi syarat berdasarkan peraturan daerah kota Jawa Tengah No. 5 tahun 2005 tentang perubahan peraturan atas daerah kota Jawa tengah 41 tahun 2001 tetang izin usaha.
Surat izin tempat usaha (SITU) ini sebagai dasar untuk mengajukan surat izin lain nya kepada instansi yang berwenang mengeluarkan nya.
                                                Di tetapkan di : Jawa tengah
Pada tanggal   : 1 Agustus 2018
Kepala KPRT Kota Jawa Tengah


(-------------------------------------)

Regular Pentagon: LOGO
 

PEMERINTAH KABUPATEN WONOGIRI
BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU
Jl. Slogohimo-Porwantoro Telp. 085647430756
SLOGOHIMO-WONOGIRI 57694
Nomor :
 
SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) KECIL

1.            Nama Perusahaan                                              : PT. MUNDUR TERUS MAJU
2.             Merek ( Milik sendiri / lisensi )                           : -
3.             Alamat Kantor Perusahaan                                              : Tumpuk, Rt 02, Rw 03, Padarangin, Slogohimo, Wonogiri.
4.             Nama Pemilik / Penanggung Jawab                                :  MOHAMAT NUR RIZQON
5.             Alamat Penanggung Jawab                               : Tumpuk, Rt 02, Rw 03, Padarangin,  Slogohimo, Wonogiri.
                No. Telp / Fax                                                      : -
6.             Nomor Pokok Wajib Pajak                               :
7.             Nilai Modal Kekayaan bersih Perusahaan     : Rp. 100. 000. 000. 00   ( SERATUS RIBU RUPIAH )
               tidak termasuk Tamah Dan Bangunan
                tempat usaha
8.             Kegiatan Usaha                                                   : PRODUKSI  DAN PENJUALAN MAKANAN
9.             Kelembagaan                                                       : PRODUKSI DAN PENJUALAN
10.          Bidang Usaha                                                      : PRODUKSI DAN PENJUALAN KHUSUS TAHU PEDAS
11.          Jenis Barang / Jasa Dagangan Utama            : MAKANAN TAHU PEDAS
SIUP ini di terbitkan dengan ketentuan :
PERTAMA  : Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ini berlaku untuk melakukan kegiatan usaha perdagangan                                 di seluruh wilayah Republik Indonesia selama perusahaan masih menjalankan usaha perdagangan.
KEDUA       : Pemilik/penanggung jawab wajib menyampaikan laporan kegiatan usaha dua kali dalam satu tahun Dengan jadwal yang sudah di tentukan.
KETIGA      : Tidak berlaku untuk kegiatan perdagangan berjangka komedif.

FOTO
 
KEEMPAT  : Tidak untuk melakukan kegiatan usaha selain selain yang tercantum dala SIUP ini.
                                                                                                                                Dikeluarkan di     : WONOGIRI
                                                                                                                                Pada Tanggal       : 1 Agustus 2013
                                                                                                                                     KBPPT KAB. WONOGIRI
                                                                                                                                (---------------------------------------)
NPWP :

Regular Pentagon: LGOO                             DIREKTORAT KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
                             DIREKTORAT JENDRAL PAJAK

          NPWP 02.775.435.7-518.000
          PT. MUNDUR TERUS MAJU

          RIZQON 111/184
         Tumpuk RT 01. RW 02 Padarangin,
          Slogohimo, Wonogiri, Jawa Tengah

          TERDAFTAR 01/08/2001












Thursday, July 6, 2017

BAHAN PRESENTASI PENDIDIKAN KEWARGA NEGARAAN


    PRESENTASI
PKN
MATERI ASEAN
OLEH :
 MOHAMAD NUR RIZQON
ARIN DWI SUNDARI
 DEWI LESTARI


Mengenali Pengertian, Sejarah, dan Tujuan ASEAN

Pengertian ASEAN

Pengertian ASEAN yang merupakan sebuah akronim dari Association of Souteast Asian Nations adalah Perhimpunan Negara-negara yang Berada dikawasan Asia Tenggara. Organisasi ASEAN yang pada awalnya hanya berjumlah lima negara saja sekarang sudah tumbuh berkembang menjadi 10 negara antara lain Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Laos dan Kamboja dimana lima negara pertama adalah pendirinya.
ASEAN merupakan sebuah organisasi internasional kewilayahan yang begitu besar, jika dijumlahkan secara keseluruhan luas wilayahnya mencapai 1,7 juta mil persegi atau sekitar 4,5 juta kilometer persegi dengan jumlah populasi yang ada didalamnya sekitar setengah milyar orang. ASEAN dibentuk dengan maksud dan tujuan kepentingan negara-negara didalamnya seperti ekonomi, sosial, budaya, dll.

Sejarah ASEAN
ASEAN yang merupakan sebuah perhimpunan negara-negara yang berada dikawasan Asia Tenggara ini didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Kota Bangkok, Thailand yang dikenal dengan Deklarasi Bangkok. Deklarasi ini dihadiri oleh lima negara yang disebut juga dengan negara pendiri ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thalaind dan juga Filipina. Wakil-wakil dari ke-5 negara tersebut antara lain Adam Malik (indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), Thanat Khoman (Thaialand), dan Narciso Ramos (Filipina).

Tujuan ASEAN
Inilah tujuan ASEAN yang tercantum didalam Deklarasi Bangkok
To accelerate the economic growth, social progress and cultural development in the region through joint endeavours in the spirit of equality and partnership in order to strengthen the foundation for a prosperous and peaceful community of South-East Asian Nations.
Untuk mempercepat pertumbuhan ekonimi, kemajuan sosial dan pengembangan budaya dalam kawasan (ASEAN) melalui usaha-usaha bersama didalam semangat kesetaraan dan kebersamaan didalam memperkuat pondasi untuk kesejahteraan dan perdamaian negara-negara dikawasan Asia Tenggara.
To promote regional peace and stability through abiding respect for justice and the rule of law in the relationship among countries of the region and adherence to the principles of the United Nations Charter.
Untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas dalam kawasan dengan menghormati keadilan dan supremasi hukum didalam hubungan diantara negara-negara dalam satu kawasan dan kepatuhan terhadap piagam PBB.
To promote active collaboration and mutual assistance on matters of common interest in the economic, social, cultural, technical, scientific and administrative fields.
Untuk mempromosikan kolaborasi secara aktif dan saling membantu dalam hal-hal yang menjadi kepentingan bersama seperti ekonomi, sosial, budaya, teknik, ilmu pengetahuan dan juga dalam bidang-bidang administrasi.
To provide assistance to each other in the form of training and research facilities in the educational, professional, technical and administrative spheres.
Untuk memberikan bantuan satu sama lain dalam hal fasilitas-fasilitas pelatihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, pekerjaan/profesi, teknik dan administrasi.
To collaborate more effectively for the greater utilization of their agriculture and industries, the expansion of their trade, including the study of the problems of international commodity trade, the improvement of their transportation and communications facilities and the raising of the living standards of their peoples.
Untuk berkolaborasi lebih efektif dalam pemanfaatan dengan lebih baik dalam bidang pertanian dan industri, memperluas perdagangan, termasuk mempelajari masalah-masalah dalam perdagangan komositas internasional, pengembangan sistem transportasi dan fasilitas-fasilitas komunikasi dan meningkatkan standar hidup untuk orang-orang atau masyarakat yang berada didalam kawasan ASEAN.
To promote South-East Asian studies.
Untuk mempromosikan sistem pendidikan di Asia Tenggara.
To maintain close and beneficial cooperation with existing international and regional organizations with similar aims and purposes, and explore all avenues for even closer cooperation among themselves.
Untuk menjaga kerjasama yang erat dan saling menguntungkan dengan organisasi-organisasi internasional dan regional yang sudah ada sebelumnya yang memiliki kesamaan visi dan tujuan, dan mengeksplor semua jalan untuk kerjasama yang lebih erat diantara mereka (organisasi-organisasi tersebut).

Itu adalah tujuh tujuan didirikannya ASEAN yang masuk dalam Deklarasi Bangkok yang disepakati pada tanggal 8 Agustus 1967 di Kota Thailand, Bangkok.
ASEAN didirikan pada saat Deklarasi Bangkok yang diselenggarakan pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Deklarasi ini dihadiri oleh perwakilan dari lima negara kawasan Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina. Negara-negara tersebut merupakan negara pelopor berdirinya ASEAN. Kemudian negara-negara lainnya ikut bergabung hingga jumlah anggota ASEAN terdiri dari 10 negara.

Tokoh Pendiri ASEAN beserta Asal Negaranya
1. Deklarasi Bangkok, yang menjadi awal berdirinya ASEAn.
2. Tun Abdul Razak (Malaysia) Adam Malik (Indonesia)
Adam Malik merupakan tokoh Indonesia yang pernah menjadi Menteri Luar Negeri (Menlu). Ia merupakan salah satu Menlu RI yang menjabat dalam waktu yang cukup lama. Adam Malik merupakan salah satu sosok penting dalam sejarah berdirinya ASEAN. Ia merupakan wakil Indonesia saat
Tun Abdul Razak merupakan salah satu tokoh yang dikenal sebagai pendiri Malaysia. Selain itu, ia merupakan penggagas Dasar Ekonomi Baru. Pada tahun 1970 – 1976 ia menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia kedua. Ia merupakan perwakilan dari Malaysia saat Deklarasi Bangkok.
3. Thanat Koman (Thailand)
Perwakilan dari Thailand saat Deklarasi Bangkok adalah Thanat Koman. Mantan Menteri luar negeri Thailand ini merupakan tokoh penting dalam mediasi antara Malaysia dan Indonesia. Sebagai bentuk penghormatan kepada Thanat Koman terhadap peran aktif dalam berdirinya ASEAN, Bangkok dipilih sebagai tempat pembentukan organisasi ini.
4. Narciso Ramos (Filipina)
Narciso Ramos merupakan mantan Presiden Filipina. Ia merupakan salah satu tokoh yang menghadiri Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967, bersama dengan perwakilan empat negara lainnya.
5. S. Rajaratnam (Singapura)
S. Rajaratnam merupakan tokoh Singapura yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pada tahun 1965-1980. Semasa menjabat, S. Rajaratnam sempat diutus sebagai perwakilan Singapura dalam Deklarasi Bangkok, yang merupakan awal mula berdirinya ASEAN.
Itulah kelima negara pelopor terbentuknya ASEAN. Mungkin ada di antara kalian yang mengira kalau pelopor berdirinya ASEAN yang berasal dari Filipina itu Narsisco Ramos. Entah di buku-buku yang ada itu salah ketik atau bagaimana, ternhyata yang benar adalah Narciso Ramos, bukan Narsisco Ramos. Ini sekadar koreksi, karena biasanya di buku-buku pelajaran sekolah disebutnya Narsisco, bukan Narciso.


Wednesday, July 5, 2017

INOVASI

CARA BORE UP MOTOR MIO JADI 150 cc

Apa kabar para pecinta otomotif tanah air yang berbahagia, pada kesematan kali ini kami akan berbagi sedikit tips untuk kalian semua yang ingin melakukan bore up pada motor kesayangannya. Di sini kami akan membahas tentang cara bore up pada salah satu motor matik yang sudah sangat populer di Indonesia, yaitu motor Mio. Seperti yang kita tahu, bahwa skuter matik Mio non injeksi memiliki kapasitas mesin standar sebesar 113,7 cc, namun kebanyakan dari para pemiliki motor Mio ini masih menginginkan performa yang lebih bertenaga dan lebih kenceng dari kapastias mesin standarnya. Dan salah satu cara agar motor Mio anda menjadi lebih kenceng dan bertenaga lagi yaitu dengan melakukan cara bore up motor Mio menjadi 150 cc yang aman untuk harian.

Advertisement

Dengan melakukan cara tersebut, tentunya kapasitas mesin dari Yamaha Mio akan bertambah menjadi 150 cc. Nah, langsung saja kita bahas untuk cara yang pertama, anda bisa menaikan diameter piston motor Mio yang standar yaitu hanya 50 mm atau anda bisa mengganti piston yang berdiameter 57 mm. Dengan perhitungan (1 /4 x 3 ,14 x (57 )² x 57 ,9 ) :1000, maka motor Mio anda bisa menghasilkan kapasitas mesin sebesar 147, 67 cc. Selanjutnya anda bisa mengganti liner standar dangan liner yang disesuaikan dengan ukuran piston yang anda gunakan, meisalnya menggunakan pistn dari motor Suzuki Thunder 125.





Selain menggunakan piston dari motor Suzuki Thunder 125, untuk dapat menaikan performa mesin standar dar motor Mio, anda juga bisa menggunakan piston dari Honda GL Neo Tech atau bisa juga dari motor Yamaha Vixion. Khususnya untuk yang menggunakan piston dari Suzuki Thunder 125 dan juga Yamaha vixion, anda harus menyetel atau menyesuaikan dengan bagian diameternya. Hal tersebut dibebabkan karena pin standar dari Yamaha Mio hanya memiliki ukuran 15 mm, sementara pin dari Suzuki Thunder 125 serta Yamaha Vixion yaitu berukuran 14 mm.
Kemudian agar motor Mio anda performanya dapat meningkat, anda bisa juga menggunakan piston yang memiliki ukuran 54,5 mm. Untuk dapat meningkatkan stroke atau panjang langkah, maka anda bisa memakai ukuran total 6 mm yang telah disesuaikan dengan aturan maksimum stroke dan juga ukuran ini di anggap yang sangat pas. Karena bila perhitungan tersebut dimasukan ke dalam rumus, maka hasil dari perkalian dan juga pembagiannya akan bertemu dengan kapasitas mesin menjadi 148,99 cc. Untuk mengerjakan cara yang kedua ini memang memerlukan waktu yang cukup lama jika dibandingkan dengan cara pertama.
Pada pengaplikasian tersebut tidak memerlukan cara boring, akan tetapi penyesuaian pin juga harus dilakukan dibeberapa piston yang biasa digunakan. Misalnya seperti pada seher bawaan dari Yamaha Jupiter dan Kawasaki Kaze yang berdiameter 13 mm. Tapi jika yang dipasngnya piston dari Suzuki Shogun ataupun Yamaha Jupiter MX, maka tidak perlu mengganti pin.